Kau memilih pergi
Melangkah tanpa melihatku lagi
Lebih baik jangan kembali
Kalau hanya untuk melukai
Melangkah tanpa melihatku lagi
Lebih baik jangan kembali
Kalau hanya untuk melukai
Saya diam saja
Bukan karena sengaja
Tapi karena tidak tau harus berbuat apa
Saya memilih tidak terjadi apa apa
Bukan karena sengaja
Tapi karena tidak tau harus berbuat apa
Saya memilih tidak terjadi apa apa
Dan nanti kamu tidak akan bisa menemui saya lagi
Dan nanti kamu tidak akan mendengar tawa saya lagi
Saya akan pergi dan tidak akan kembali
Saya akan pergi meski kamu kembali
Dan saya tak akan lagi memelukmu dalam doa
Dan saya tak akan lagi mencarimu didalam tidurku
Dan saya akan diam saja saat kamu berjalan jauh didepan
Dan saya akan berbalik arah saat kamu menyadari saya berhenti
Dan nanti kita hanyalah mimpi di masa lalu
Menggengam tanpa peduli cobaan didepan
Dan kita kini hanya dua orang saling diam
Menghadapi cobaan tanpa saling menggengam
Jangan lagi cari aku
Jangan lagi
Berlarilah, mengejar mimpi
Percayalah, semua akan baik baik saja
I never told you, I'm so lucky to have you.
Halo, iyaa kamu yang lagi baca ini haha
Makasi udah mampir untuk baca ya
Walaupun saya nggak kenal kamu, tapi terima kasih sudah jadi
pembaca ke 13.265 blog ini
Maaf kalau isinya nggak jelas dan tidak berfaedah haha
Saya cuma bisa berbagi pengalaman disini
Kalau kamu juga mau berbagi, kamu bisa email ke saya
Didalam kepala saya, banyak sekali yang mau saya bagi
Dari mulai yang penting sampai yang tidak penting
Tapi saya terlalu malas untuk menulis seperti ini dan akhirnya saya
pendam sendiri
Tapi lain kali saya akan rajin rajin menulis supaya kamu kalo ada waktu luang dan nggak tau mau ngapain bisa baca blog ini haha
Sekali lagi terima kasih ya! Sehat selalu dan jangan bosan
mampir ke blog ini (:
Love,
N
from : tasya <theresiatasya@gmail.com>
to :
subject : reminder!
Saya tahu kamu pasti lupa
Jadi saya ingatkan kalau ulang tahun saya 15 hari lagi dari email ini dikirim
Sudah saya ingatkan hampir 2 minggu sebelumnya, jadi kamu tidak ada alasan untuk lupa
Masalahnya adalah apakah kamu akan baca email ini atau tidak
Saya tahu, saya tidak boleh berharap banyak
Tapi siapa tahu keberuntungan ada dipihak saya kali ini
Saya cuma mau ucapan selamat ulang tahun dari kamu
Saya tau mungkin selama ini saya sangat menyebalkan
Tapi saya nggak bisa menutupi kalo saya masih ingin ucapan selamat ulang tahun dari kamu
Tolong jangan lupa ya, Saya tunggu!
Love,
N
to :
| date : | Thu, Jun 15, 2017 at 10:00 AM |
Saya tahu kamu pasti lupa
Jadi saya ingatkan kalau ulang tahun saya 15 hari lagi dari email ini dikirim
Sudah saya ingatkan hampir 2 minggu sebelumnya, jadi kamu tidak ada alasan untuk lupa
Masalahnya adalah apakah kamu akan baca email ini atau tidak
Saya tahu, saya tidak boleh berharap banyak
Tapi siapa tahu keberuntungan ada dipihak saya kali ini
Saya cuma mau ucapan selamat ulang tahun dari kamu
Saya tau mungkin selama ini saya sangat menyebalkan
Tapi saya nggak bisa menutupi kalo saya masih ingin ucapan selamat ulang tahun dari kamu
Tolong jangan lupa ya, Saya tunggu!
Love,
N
Dan tulisan ini telat banget ya baru muncul hampir di akhir Mei. Sudah setengah jalan tapi yauda lah ya daripada enggak, enjoy!
Sudah tahun baru lagi, dan rasanya masih sama masih cepat sekali. Mari kurangi basa basi dan langsung ke intinya saja.
Pertanyaan pertama adalah kenapa judulnya 2017 dan patah hati?
Karena yang bikin tulisan lagi patah hati. Ya memang, tapi intinya bukan itu sih. Mau kasih tau kalo yang mengawali tahun baru dengan patah hati bukan cuma yang baca, ya semoga aja nggak ada yang patah hati dan semacamnya, semoga semua baik baik saja ya.
Di salah satu blog yang sudah saya baca Nerdus Maximus, pertanyaan pertama disana adalah apakah masih punya mimpi. Itu juga yang saya tanyakan ke diri saya sendiri, apakah saya masih punya mimpi. Tentu saja masih. Tapi saya mau realistis saja, tidak mau mimpi yang terlalu tinggi atau muluk muluk. Biar kalo nggak kesampaian nggak begitu sakit.
Salah satu mimpi sederhana saya sebenarnya adalah membedakan mana yang butuh dan tidak butuh. Mungkin sebagian orang berpikiran, ini udah umur segitu masih belum bisa juga bedain. Tapi kan tiap orang beda – beda sifatnya, salah satu sifat saya adalah boros. Seriusan. Mungkin banyak juga yang mengalami, dimana masih menghabiskan dari mulai waktu, materi dan hati untuk sesuatu yang sebenarnya nggak perlu. Ya nggak?
Coba di flashback lagi dalam sebulan ini, atau seminggu aja. Banyak nggak waktu yang terbuang sia-sia, misalkan bisa untuk istirahat tapi malah buat nonton drama korea, ini teman saya banget haha. Kalo masalah materi pasti nggak usah dijelaskan lah ya disini, tau sendiri pasti dimana duitnya ilang buat hal hal yang kalo dipikir lagi pasti “kok tadi dibeli ya?” atau “ini padahal udah punya dirumah”. Memang hal seperti itu manusiawi, tapi alangkah lebih baik kalo kita bisa lebih membatasi lagi. Masalah hati ini emang sengaja dimasukin disini karena apa ya, bukan masalah sepele lagi kan hati itu. Apa yaa, misal perasaan iri, benci yang nggak penting itu kenapa coba harus dirasakan sama kita. Itu nggak ada untungnya kan? Rugi malah iya, memberikan energi negatif, kalo dalam keseharian malah menganggu kan. Apalagi kalo sampe menebar kebencian, menanamkan kebencian, sumpah itu nggak tau lagi. Otaknya, logikanya udah nggak dipake kali itu.
Salah dua mimpi sederhana saya adalah untuk 2017 yang lebih sehat. Terdengar biasa ya, soalnya sadar juga kalo ditahun 2016 nulis tentang ini juga. Saya rasa tiap pribadi pasti membenarkan kalo susah sekali lepas dari yang namanya junk food, susahnya ngumpulin niat untuk olahraga dan mahalnya harga makanan yang sehat – sehat. Itu kenyataan nya. Meskipun banyak sekali di instagram itu sudah meneriakkan hidup yang sehat, makan makanan yang sehat, olah raga yang benar itu gimana. Tapi emang dasar utama nya adalah niat, kalo nggak ada ya mau dikasi lihat, mau diajak ratusan kali nggak akan gerak juga. Jadi, doktrin diri sendiri aja dulu. Bilang sama diri sendiri kalo hidup yang sehat itu penting. Paling penting itu kesehatan, Gimana mau pergi ke tempat baru, atau mau coba makanan aneh aneh kalo sendiri nya nggak sehat. Jadi kesehatan itu penting. Yang baca ini please, sehat terus ya. Rajin cek darah kalo ada waktu. Mau umur masih 20 juga, tes aja nggak apa apa. Sekarang penyakit mah nggak lihat umur, jadi bener kata kata yang bilang lebih baik mencegah dari pada mengobati. Mahal sekarang kalo berobat ke dokter atau beli obat gitu. So, tetap sehat!
Apalagi ya,
Oh untuk yang mengawali tahun baru dengan patah hati. Ini saran aja ya.
Mungkin terdengar biasa ya ini nasihatnya. Tapi memang gitu. Rasa patah hati itu memang harus dilawan, salah satu nya sama kesibukan. Kesibukan bisa dengan macam – macam caranya, ada yang dengan aktivitas nya ditambah aja, ada juga yang malah liburan untuk menghilangkan penat, ada pula yang hanya menangis. Banyak memang caranya. Ingat kalo nggak pernah sendirian, kalo nggak ada yang bisa di ajak cerita, bisa kok cerita sama Tuhan. Mendingan dikeluarin segala beban kalo lagi patah hati, karena itu membantu banget kok, seriusan. Harus bisa membesarkan hati nya sendiri, inget aja kalo masih banyak orang yang sayang sama kita.
Sepertinya jangan terlalu banyak takut malah curhat haha. Tadi diatas bilang kalo nggak ada temen cerita bisa cerita sama penciptanya, tapi kalo mau cerita sama saya boleh kok. Nggak akan ember. Suer. Janji. Nggak pake boong. Email ke theresiatasya@gmail.com ya, jangan lupa dikasi bintang biar nggak tenggelam. Kalo bisa dikasi solusi, nanti dikasi. Tapi saya bukan bisa menjawab semua masalah ya, saya bukan Tuhan. Saya hanya mau membantu, mendengarkan. Ada kan orang yang memang mau cerita yang sama orang nggak kenal, biar netral gitu.
Pesan saya yang terakhir adalah coba sekali sekali mikirin kebahagiaan diri sendiri ya, self-love itu penting banget. Okay, udah cukup segitu aja ya. Bahagia terus.
Akhirnya, aku hanya sendiri
Berharap waktu berhenti
Tapi mustahil terjadi
Dan akhirnya semua nya hanya mimpi
Berharap waktu berhenti
Tapi mustahil terjadi
Dan akhirnya semua nya hanya mimpi
Aku memilih melepasmu
Memandangmu dari kejauhan
Menjagamu lewat doa
Menitipkanmu pada semesta
Memandangmu dari kejauhan
Menjagamu lewat doa
Menitipkanmu pada semesta
Aku memilih merelakanmu
Agar kau bisa tetap tertawa
Aku memilih tak menjadi bebanmu
Agar kau tetap bisa menggapai cita
Agar kau bisa tetap tertawa
Aku memilih tak menjadi bebanmu
Agar kau tetap bisa menggapai cita
Aku tak bisa menahanmu kali ini
Semua alasan sudah ku utarakan
Aku memilih mengingkari janji
Mencoba berjalan tanpa melupakan
Semua alasan sudah ku utarakan
Aku memilih mengingkari janji
Mencoba berjalan tanpa melupakan
Terima kasih untuk segala kenangan
Untuk semua pertengkaran
Aku percaya takdir sudah menakdirkan
Hal yang patut digenggam dan dilepaskan
Untuk semua pertengkaran
Aku percaya takdir sudah menakdirkan
Hal yang patut digenggam dan dilepaskan
Jadi jika kita bertemu dilain waktu
Jangan segan untuk menyapa
Jangan pedulikan lagi hatiku
Biarkan waktu yang meluruhkan luka
Jangan segan untuk menyapa
Jangan pedulikan lagi hatiku
Biarkan waktu yang meluruhkan luka
Jika esok lagi kita dipersatukan takdir
Jangan lagi menolakku
Karena mungkin kita adalah satu
Satu yang muncul karena semua perbedaan kita
Jangan lagi menolakku
Karena mungkin kita adalah satu
Satu yang muncul karena semua perbedaan kita
Jika kau sudah lelah mengejar mimpimu, berbaliklah, aku selalu menunggumu.Nb : Tulisan ini ditulis terinspirasi oleh kedua temanku yang tiba tiba saja mengakhiri hubungan nya. Ditulisan ini saya mengambil sudut pandang dari pihak pria, saya juga bikin yg sudut pandang wanita nya. Jika ingin baca disini https://theresiatasya.wordpress.com/2017/05/23/untuk-lelaki-yang-mencintaiku/
Kau tertawa didepan semua
Padahal hatimu terluka
Sebegitu dalamnya
Tapi kau terlihat baik baik saja
Kau berkelana berbekal nyawa
Padahal hatimu terluka
Sebegitu dalamnya
Tapi kau terlihat baik baik saja
Kau berkelana berbekal nyawa
Ini seperti cerita
Tak berharap begini akhirnya
Namun terjadi juga
Menjadi mimpi buruk yg nyata
Tak berharap begini akhirnya
Namun terjadi juga
Menjadi mimpi buruk yg nyata
Semua seolah tak berpihak pada kita
Semesta yang awalnya mendekatkan
Bertemu ego menjadi petaka
Menjadi perpisahan tak terelakkan
Semesta yang awalnya mendekatkan
Bertemu ego menjadi petaka
Menjadi perpisahan tak terelakkan
Semudah itu kah kau mencinta
Dari rasa yang kita awali bersama
Dari segala rasa bahagia kita
Dari setiap sedih yg enggan tercipta
Dari rasa yang kita awali bersama
Dari segala rasa bahagia kita
Dari setiap sedih yg enggan tercipta
Rasanya sungguh luar biasa
Akhirnya kututup segala penjuru
Tak ada lagi rasa tentang kita
Tak kan ada lagi ku cemburu
Akhirnya kututup segala penjuru
Tak ada lagi rasa tentang kita
Tak kan ada lagi ku cemburu
Akhirnya kita berpisah dipersimpangan
Memilih jalan tanpa berpegang tangan
Akan jadi masa lalu yang selalu begitu
Dan kita memilih melangkah maju
Memilih jalan tanpa berpegang tangan
Akan jadi masa lalu yang selalu begitu
Dan kita memilih melangkah maju
Untuk lelaki yang hanya bersandiwara didepan kamera,
Yang ternyata hatinya terluka
Jangan paksakan tawa
Biarkan lukamu luruh bersama semesta
Yang ternyata hatinya terluka
Jangan paksakan tawa
Biarkan lukamu luruh bersama semesta
Untuk lelaki yang suka berkelana,
Kelak kan datang seorang wanita
Yang akan menemani meski dalam doa
Yang akan bersama hingga tua renta
Kelak kan datang seorang wanita
Yang akan menemani meski dalam doa
Yang akan bersama hingga tua renta
Berhentilah sejenak. Kau tidak akan bahagia jika berlari terus.
Ini saya tulis sebelum apa yang ada dipikiran saya hilang semua
Kata raditya dika salah satu alasan menulis adalah kegelisahan, nah akhir akhir ini banyak hal yang membuat saya gelisah.
Sepertinya bukan hanya saya tapi juga banyak orang.
Saya bukan pengamat politik apalagi penggemarnya, saya juga nggak begitu paham mengenai hal-hal yang menjadi masalah diluar sana akhir akhir ini. Tapi saya tiap hari selalu membaca berita online di salah satu website berita online. Saya mengikuti apa yang terjadi dari jauh jauh hari.
Yang menjadi kegelisahan saya adalah kebencian yang sudah terlalu berkepanjangan serta menakutkan dan perpecahan yang terjadi. Saya melihat demonstrasi di tv yg terus menerus terjadi, menuntut sesuatu yg menurut mereka salah. Yang saya saat itu pikirkan, semua manusia pasti memiliki kekurangan. Dalam kasus itu tidak ada unsur kesengajaan sekalipun. Dan saya tahu persis setiap manusia memiliki hati nurani untuk bisa memaafkan kesalahan orang lain.
Saya dari kecil hidup berdampingan dengan orang banyak. Saya diajarkan mudah beradaptasi di lingkungan tanpa memandang apa agamanya, rasnya, warna kulitnya, logat bahasanya, dll. Yang saya tau, saya diajarkan selalu untuk berbuat baik, menolong sesama dan memaafkan orang lain. Saya selalu dihargai pula di lingkungan saya, tak pernah dibeda bedakan karena kulit saya yg tidak sawo matang atau karena mata saya yg sipit ini..
Yang sampai saya tak habis pikir adalah bagaimana bisa orang baik dan tidak bersalah diperlakukan dengan cara seperti itu. Hal tersebut seperti memberikan tamparan bahwa berbuat baik itu percuma. Habis ditindas oleh kepentingan massa dan oknum oknum lain dibalik itu. Saya jelas kecewa tapi saya memilih untuk menerima karena berbesar hati itu satu paket sama orang baik. Apa yang saya katakan memang benar, coba lihat? Beliau begitu legowo dengan hasil yang di terima. Itu sudah satu paket. Beliau pasti percaya pencipta-nya tak akan pernah meninggalkan dirinya. Hidup akan terus maju ke depan. Dan takdir akan selalu tau mana yang seharusnya terjadi.
Sudah cukup. Semua perbedaan, kebencian, iri hati, dendam, marah. Semua sudah cukup.
Saya yg hanya melihat saja sudah lelah. Kalian yg menjalani tidak lelah? Pasti juga lelah. Nggak ada untungnya juga terus menerus membenci, yang ada rugi banyak.
Jadi, mari sekarang berbuat baik. Untuk orang orang disekitarnya saja dulu nggak usah jauh jauh. Berbuat baik itu kalau dilakukan secara terus menerus bisa adem nanti hatinya, bisa adem hidupnya juga. Pernah ada yang bilang, kalau berbuat baik nanti akhirnya balik lagi ke diri sendiri juga baik. Nggak ada ruginya kan?
Terakhir, dunia sudah terlalu menakutkan sekarang. Belum terlambat untuk melakukan perubahan kecil, setidaknya untuk diri sendiri dan lingkungan.
Share love more than hate. Share kindness. Be kind. Be positive.
People often forget that kindness is free.
" Ada kalanya kita harus menerima kenyataan bahwa ada orang yang sengaja diciptakan Tuhan untuk sekilas menemani hidup, namun tak bisa selamanya menetap untuk berakhir menjadi teman hidup.
Maka dari itu, kita harus tahu dimana waktu berhenti untuk mengharapkan dan memaksakan sesuatu yang tak akan pernah bisa menjadi kenyataan, sekuat apapun kita berharap dan memaksakan. Tuhan tau mana yang terbaik." - Flesh Out, Wattpad
Maka dari itu, kita harus tahu dimana waktu berhenti untuk mengharapkan dan memaksakan sesuatu yang tak akan pernah bisa menjadi kenyataan, sekuat apapun kita berharap dan memaksakan. Tuhan tau mana yang terbaik." - Flesh Out, Wattpad
Kalaupun Tuhan tidak pernah menakdirkan apa apa untuk kita. Aku tak kenapa kenapa. Tenang saja.


















